Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
11 Agustus 2007

Aku terbangun dari mimpiku. Notebook sengaja ku biarkan menyala sepanjang malam dan menemani malamku sehingga ku dapat mengetahui kalau permataku telah hadir. Alhamdulillah, semuanya baik-baik saja. Permataku nan cantik calon ibu dari anak-anakku hadir dan mengucapkan salam. Ku segera menyapanya, dan kusampaikan kalau aku belum sholat shubuh. Jadi kutinggalkan sejenak untuk menghadap Robb sekalian alam. 10 menit berselang, ku selesai dari sholatku, ku kembali menyapa permataku. Dia begitu cantik dan semakin hari semakin cantik. dan kami melanjutkan dengan percakapan kami. 2 jam sudah berlalu dengan percakapan yang semakin mengikat cinta kami, kulanjutkan mimpiku dan kubiarkan notebook ku menyala. Karena mata ini ternyata masih berat. Tanpa beban, kupejamkan kembali mata ini dan melanjutkan mimpiku. 4 Jam berselang, ku terbangun, dan sempat kusapa salah satu sahabatku di yahoo messengerku, dan ku lanjutkan dengan mandi. Aku ingin hadir dalam kegiatan taklim mingguan yang dilaksanakan oleh komunitas muslim dikota Brno. Sudah pukul 12.45, aku bergegas menuju mesjid, satu-satunya mesjid dikota ini. 2 saudara muslim dari Macedonia dan Tunisia telah hadir. Selanjutnya hadir saudara dari mesir dan akhirnya dari Sudan. Senang rasanya bertemu semuanya. Taklim pun dimulai dengan membaca Al-Qur'an dari masing-masing kami seraya saling memperbaiki bacaan Al-Qur'an satu sama lain. Selesai membaca Al-Qur'an dilanjutkan dengan pembacaan hadist-hadist Nabi. Tujuannya adalah untuk sekedar saling mengingatkan. Tema hari ini adalah Fitnah Akhir Jaman. Selesai menjelang Ashar. Masing-masing kami bergegas ke tujuan selanjutnya. Aku memilih untuk pergi ke supermarket dan berbelanja keperluan ku selama menjalani kehidupan di kota Brno. Selanjutnya, aku melanjutkan perjalananku ke Laboratorium dan menyelesaikan pekerjaan lab ku. Pukul 6 sore aku pulang, dan setelah itu tidak ada kegiatan lain selain buka internet dan mencuci baju. Itulah yang kulakukan pada hari ini


Lalu Apa yang kulakukan tanggal pada tanggal yang sama 6 tahun yang lalu.


Suara adzan berkumandang dipuncak menara mesjid ditempat aku tinggal, Lembang-Bandung. Ku segera terbangun, dan kulangkahkan kakiku menuju kamar mandi untuk berwudhu. Perasaan galau masih menghantuiku. Papa yang baru saja beberapa hari yang lalu aku tengok masih terbaring lemah. Hari ini ujian di kampus salah satu mata kuliahku. Aku tidak bisa belajar. Selesai berwudhu, aku bergegas menuju mesjid yang tak seberapa jauh dari rumahku. setengah jam berlalu, selesai sholat, aku pun bergegas menuju pulang ke rumah. Sesampainya dirumah, aku langsung masuk ke kamar. Ku buka Al-Qur'an dan melanjutkan bacaan Al-qur'an ku kemarin pagi. Tiba-tiba...pintu rumah diketuk. Termyata mertua dari pamanku.

"Ada apa, Pak?" Tanyaku.

"Khomeini, papa meninggal" katanya.

Serasa halilintar menyambarku, aku berusaha tidak percaya masih tetap tidak akan percaya. Aku segera ke kamar pamanku yang masih terlelap tidur.

"Om...Om...Katanya Papa meninggal" sambil kuketuk kamarnya.

"Innalillah wa inna ilaihi roji'un", paman dan bibiku berucap.

Air mataku tetap kutahan untuk tidak jatuh dan tetap kupendam dan kuyakinkan aku diriku bahwa ini adalah kesalahan informasi yang didapat oleh mertua pamanku. Bibiku tetap menyemangati aku, dan meyakinkan aku semuanya baik-baik saja. Kusegera memasukkan beberapa pakaianku, dan menyampaikan salam dan kusegera bergegas menuju Bekasi. Perasaan yang kutanamkan adalah satu: Papa Tidak Akan Meninggal. Selama perjalanan pikiranku kosong, aku tidak punya semangat pada saat itu. Aku hanya berpikir bahwa tidak boleh satupun dari 2 penyemangat hidupku, keramat hidupku, meninggal dunia dengan cepat. Yang aku pikirkan adalah mereka harus merasakan kebahagian yang ingin aku persembahkan kepada mereka. 4 jam perjalanan pikiranku kosong yang diliputi kekalutan. Tetap ku tahan air mataku.

Ketika perjalanan sampai, di kejauhan kulihat sudah banyak orang berkumpul dan tenda telah ada disana. Lalu, aku tak kuat lagi menahan air mataku...dan akhirnya pecah lah , dan air mata keluar deras. Papa telah meninggalkan aku untuk selamanya.

Yah...... aku baru saja beberapa minggu yang lalu menengok Papa, yang terbaring tak berdaya di kamar yang dulu aku tempati untuk sekian waktu lamanya. Kamar dimana aku merentas takdir ku detik demi detik. Setiap helaan nafasku...ku ikuti takdir itu tanpa ada ingin merubahnya.

Aku sedih, tak kuasa melawan takdir, karena aku hanyalah insan yang berlumur dosa. Ku coba mengingat apa yang terjadi beberapa saat ketika tatapan beliau menatap mataku, seakan ingin mengucapkan sesuatu untuk ku. Aku yakin...papa akan sembuh. Bodohnya diriku kala itu. Kenapa aku seoptimis itu??? Tak tahu kah engkau bagaiman seseorang yang sedang menghadapi sakartul maut??. Entah, tatapan itu seakan mengatakan aku tak akan mati. Kembali ku memukul diriku, betapa bodohnya aku kala itu!!!, mengapa kau hidup dengan keoptimisan.

Sungguh aku merasa menjadi orang yang paling durhaka sejagat raya. Entah apa yang kan ku katakan kepada Illahi Robbi ketika Dia menanyakan hidup ku yang penuh dosa ini. Mengapa kau meninggalkan papamu dan lebih mengedepankan keoptimisan mu?. Mana hati nurani mu??? Oh....apa jawaban yang kelak ku kan katakan? ketika setiap manusia yang pernah hidup di dunia ini menatapku dengan sinis dan menyimpulkan bahwa aku adalah manusia yang tak berhati nurani??. Dan kini semua telah terjadi.

Ku terus menyelami takdir ku detik demi detik. Malam itu, kutatap langit-langit kamarku yang bersih putih. Ku coba untuk senantiasa tersenyum sendiri, berdiri dengan keoptimisanku. Ku coba menutup mata dan yakin akan akan mentari yang akan bersinar lebih terang untukku esok hari. Ku panjatkan sepenggal kalimat do'a untuk yang tercinta yang kini terbaring nun jauh di sana.

Brno, CR, 11 Agustus 2007, 00.19

Khomaini Hasan


58 CommentsChronological   Reverse   Threaded
nyonyasepatu wrote on Jun 19, '08
aku ikut sedih nih bacanya :(
semangattttttttt ya
lesanrego wrote on Jun 19, '08
aku ikut sedih nih bacanya :(
semangattttttttt ya
iyaaaaaaaaaa
amaltiagunawan wrote on Jun 19, '08
itu foto siapa komi?
lesanrego wrote on Jun 19, '08
itu foto siapa komi?
Papa saya, gun...
amaltiagunawan wrote on Jun 19, '08
papa kamu gagah komi,,,,
lesanrego wrote on Jun 19, '08
papa kamu gagah komi,,,,
Bedankt, Gun...
f4jar wrote on Jun 19, '08
c'mon kho" you're my nice friend.,,. praying and optimistis the good combination

as a man ,.,.we father"s on heaven will happy for that"



hayah bener nggak bhs inggrisnya :D


sorry kho ym ane bermasalah:((
syaltout wrote on Jun 19, '08
Sungguh yang bernyawa itu pasti akan mencicipi mati...
Aku yakin Papanya Mas Khomaini pasti bangga anaknya ini jadi anak yang sholeh dan jadi seseorang yang patut dibanggakan oleh orang-orang yang beriman...
Tetap semangat!!!


lesanrego wrote on Jun 19, '08
f4jar said
c'mon kho" you're my nice friend.,,. praying and optimistis the good combination

as a man ,.,.we father"s on heaven will happy for that"



hayah bener nggak bhs inggrisnya :D


sorry kho ym ane bermasalah:((
Indeed Jar, well, I never forget the day, when I felt that my soul was taken out, when I tried to keep my tear still in my eyes, my mouth keep still voicing what I thought....but in that day....I was completely speechless, no words, no sounds....in weakness, and felt in darkness. I believed I can do nothing.....but we will see in the next future....
lesanrego wrote on Jun 19, '08
Sungguh yang bernyawa itu pasti akan mencicipi mati...
Aku yakin Papanya Mas Khomaini pasti bangga anaknya ini jadi anak yang sholeh dan jadi seseorang yang patut dibanggakan oleh orang-orang yang beriman...
Tetap semangat!!!


Terima kasih mas Mahmud. Saya masih jauh dari gambaran diatas..Jauuuuuhhhh...sejauh mata memandang.....
Thanks buat kata-kata penyemangatnya
edward0382 wrote on Jun 19, '08
wah kho..
ayahmu lebih ganteng dari dirimu yak hehe..
candaan biar tetap semangat..

kita senasib kok kho..
tapi se,oga kita bisa saling berdampingan biar tetap tabah..
keep spirit my maan.. halah..
hehe..
f4jar wrote on Jun 19, '08
but we will see in the next future
i like this thing,.., we challenged.,.,,.!!!!
lesanrego wrote on Jun 19, '08
wah kho..
ayahmu lebih ganteng dari dirimu yak hehe..
candaan biar tetap semangat..

kita senasib kok kho..
tapi se,oga kita bisa saling berdampingan biar tetap tabah..
keep spirit my maan.. halah..
hehe..
hehehehehehe..gue juga sadar, bokap jauh lebih ganteng daripada gue...kekekekekekekek....yaah nasib yang sama mungkin akan dirasakan oleh kita yang kehilangan orang yang kita sayangi Wa...
Makasih buat semangatnya...
lesanrego wrote on Jun 19, '08
f4jar said
i like this thing,.., we challenged.,.,,.!!!!
Yupe....we are challenged...!!!
edward0382 wrote on Jun 19, '08
f4jar said
i like this thing,.., we challenged.,.,,.!!!!
kho sipajar habis dikasih makan apaan sih kho..
tumben hari ini basa linggis mulu dia.. hihihi
zamudra wrote on Jun 19, '08
semoga damai disana ya Kho....
lesanrego wrote on Jun 19, '08
kho sipajar habis dikasih makan apaan sih kho..
tumben hari ini basa linggis mulu dia.. hihihi
Tahu tuh...kayanya keracunan wijennya si Eriq dan Cie....jadinya fasih ngomong bahasa linggis dia
lesanrego wrote on Jun 19, '08
zamudra said
semoga damai disana ya Kho....
Amiinnn, Sam
boeldozzer wrote on Jun 19, '08
kematian emang gak kenal kompromi..
nice write bro...

viva Jerman !!
edward0382 wrote on Jun 19, '08
viva Jerman !!
yeaaaaahhh..

halah
nyampah mode on..
lesanrego wrote on Jun 19, '08
kematian emang gak kenal kompromi..
nice write bro...

viva Jerman !!
You are correct jenk.....Ho oh deh..Jejeran matraman Oyyeeee
lesanrego wrote on Jun 19, '08
yeaaaaahhh..

halah
nyampah mode on..
kekekekekekeke...ini memang karakter manusia yang suka bola....
boeldozzer wrote on Jun 19, '08
yeaaaaahhh..

halah
nyampah mode on..
busett... siapa nyang mulaen cubaa ?
boeldozzer wrote on Jun 19, '08
Jejeran matraman
kakakaka.........nemu aja singkatanya....hahaha
lesanrego wrote on Jun 19, '08
busett... siapa nyang mulaen cubaa ?
*teng!!*...Wawa VS Jenki Bin Atang
lesanrego wrote on Jun 19, '08
kakakaka.........nemu aja singkatanya....hahaha
hehehehehehehe...pasti anak matraman lo yaak
edward0382 wrote on Jun 19, '08
busett... siapa nyang mulaen cubaa ?
entah wakakakak..
dah ah ga sah dibahas..
nyampah lagi deh..
lesanrego wrote on Jun 19, '08
entah wakakakak..
dah ah ga sah dibahas..
nyampah lagi deh..
daaah...diadu di lap banteng daah...Wawa dan Jenki.....
boeldozzer wrote on Jun 19, '08
*teng!!*...Wawa VS Jenki Bin Atang
wasitnya kho ?
awas lo berat sebelah yee...
boeldozzer wrote on Jun 19, '08
hehehehehehehe...pasti anak matraman lo yaak
keke.....kagaklah....masa kagak dong..
boeldozzer wrote on Jun 19, '08
entah wakakakak..
dah ah ga sah dibahas..
nyampah lagi deh..
kekeke...
euup...eupp..
f4jar wrote on Jun 19, '08
kho sipajar habis dikasih makan apaan sih kho..
tumben hari ini basa linggis mulu dia.. hihihi
hehehe,.., maklum ada pelanggan yg suaminya jerman die nanya muluk pake bhs inggris
ane belibet ngomongnya hehehe:)) jadi kebawa-bawa
merynaneh wrote on Jun 19, '08
Aq jadi terharu.... T_T ...
cumuhun wrote on Jun 19, '08
ikut sedih,,,,
lesanrego wrote on Jun 19, '08
wasitnya kho ?
awas lo berat sebelah yee...
kagak daaaaaaaahh...kagak berat sebelah..pegimana gue jalan kalo berat sebelah Jenk??
lesanrego wrote on Jun 19, '08
keke.....kagaklah....masa kagak dong..
wek...anggerr...eta wae laaah
lesanrego wrote on Jun 19, '08
kekeke...
euup...eupp..
naon yeuuh?? curigaaa
lesanrego wrote on Jun 19, '08
f4jar said
hehehe,.., maklum ada pelanggan yg suaminya jerman die nanya muluk pake bhs inggris
ane belibet ngomongnya hehehe:)) jadi kebawa-bawa
tah..yang punya hajat dah jawab tuh Wa...
lesanrego wrote on Jun 19, '08
Aq jadi terharu.... T_T ...
makasihhhh...
lesanrego wrote on Jun 19, '08
cumuhun said
ikut sedih,,,,
wew..bisa sedih toh?? wekekekekekekek
novariza wrote on Jun 19, '08
kesabaran lebih berarti daripada kesedihan.
lebih optimis. lebih bagus lagi ^ _ ~
kalo menghadapi professor jangan mau kalah ya.

lesanrego wrote on Jun 19, '08
kesabaran lebih berarti daripada kesedihan.
lebih optimis. lebih bagus lagi ^ _ ~
kalo menghadapi professor jangan mau kalah ya.

Yupe Nov.....optimis..okay..danke banget buat sarannya
rismandukhan wrote on Jun 19, '08
terharu mas.. bacanya, ! semoga Alloh SWT memberikan kelapangan di alam kuburnya dan sesungguhnya kita yg masih hidup ini tinggal menunggu waktunya untuk menghadapi sang Robb.. saya yakin pasti alm. papa mas khom sangat bangga dg anaknya yg bakal jadi professor..
thiya wrote on Jun 19, '08
Ikut sedih juga Komi. terharu deh bacanya kom,,
lesanrego wrote on Jun 19, '08
terharu mas.. bacanya, ! semoga Alloh SWT memberikan kelapangan di alam kuburnya dan sesungguhnya kita yg masih hidup ini tinggal menunggu waktunya untuk menghadapi sang Robb.. saya yakin pasti alm. papa mas khom sangat bangga dg anaknya yg bakal jadi professor..
Amiiiiiinn........terima kasih Mas Risman
lesanrego wrote on Jun 19, '08
thiya said
Ikut sedih juga Komi. terharu deh bacanya kom,,
saya juga sedih kalau mengingat...thx thiya
gabanzzzz wrote on Jun 19, '08, edited on Jun 19, '08
mmm......he rests in peace bro.....
kaptenpanda wrote on Jun 19, '08
harta yang bisa dibawa oleh orangtua yang meninggal adalah doa dari anak yang sholeh. banyakin doa ya Om......
lesanrego wrote on Jun 20, '08
mmm......he rests in peace bro.....
Amiiiiiiiinnn Ban....Thanks
lesanrego wrote on Jun 20, '08
harta yang bisa dibawa oleh orangtua yang meninggal adalah doa dari anak yang sholeh. banyakin doa ya Om......
Betul, setuju....mesti banyak Do'a...
kaka2000 wrote on Jun 20, '08
yang penting doa anak yang sholeh Insyaallah akan sampe ke beliau, amiin.
cherrienacher wrote on Jun 20, '08
disana...Beliau pasti sedang tersenyum bangga kepadamu kawan...tetap semangat yaaa:)
lesanrego wrote on Jun 20, '08
yang penting doa anak yang sholeh Insyaallah akan sampe ke beliau, amiin.
Amiiinnn..Diky moc
lesanrego wrote on Jun 20, '08
disana...Beliau pasti sedang tersenyum bangga kepadamu kawan...tetap semangat yaaa:)
Amiiinn...Arigato gozeimas Rin
tintin1868 wrote on Jun 20, '08
ini kisah tahun lalu kho.. turut berduka cita.. sekarang pasti lebih semangat ya.. bikin papa "disana" bangga gitu kho..
lesanrego wrote on Jun 20, '08, edited on Jun 20, '08
ini kisah tahun lalu kho.. turut berduka cita.. sekarang pasti lebih semangat ya.. bikin papa "disana" bangga gitu kho..
Terima kasih Tin...I will
bundaelly wrote on Jun 21, '08
jadi sedih... hiks! :(
lesanrego wrote on Jun 21, '08
jadi sedih... hiks! :(
Ikut sedih hiks :(
Add a Comment